<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Climates Indo</title>
	<atom:link href="https://www.climatesindo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.climatesindo.com/</link>
	<description>Jual Compressor AC Murah Berkualitas</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 May 2021 01:45:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Berbagai Jenis Refrigeran Dan Fungsinya</title>
		<link>https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-refrigeran-dan-fungsinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2021 09:05:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Compressor Ac]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.climatesindo.com/?p=3462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Refrigerant atau juga biasa dikenal dengan freon merupakan zat yang biasa digunakan sebagai bahan pendingin seperti ac mobil, ac ruangan maupun kulkas. Zat ini memiliki fungsi untuk mengambil panas (evaporasi) serta membuang panas (kondensasi). Lalu, apa saja jenis refrigerant dan fungsinya? Berikut ulasannya. Jenis Refrigeran Dan Fungsinya R-11 Pertama ada R11, sebuah bahan pendingin yang biasa&#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-refrigeran-dan-fungsinya/">Berbagai Jenis Refrigeran Dan Fungsinya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.climatesindo.com">Climates Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Refrigerant atau juga biasa dikenal dengan freon merupakan zat yang biasa digunakan sebagai bahan pendingin seperti ac mobil, ac ruangan maupun kulkas. Zat ini memiliki fungsi untuk mengambil panas (evaporasi) serta membuang panas (kondensasi). Lalu, apa saja jenis refrigerant dan fungsinya? Berikut ulasannya.</p>
<h2>Jenis Refrigeran Dan Fungsinya</h2>
<h3>R-11</h3>
<p>Pertama ada R11, sebuah bahan pendingin yang biasa digunakan di kulkas, ac bangunan kecil, departemen store serta dipakai untuk water chiller. Freon yang satu ini memiliki ciri ciri seperti tidak gampang meledak, tidak terbakar, tidak bersifat korosif dan stabil. Warna tabung dari jenis ini yaitu berwarna jingga.</p>
<p>Namun freon ini memiliki angka GWP dan ODP yang tinggi atau dapat menyebabkan pemanasan global tinggi serta dapat merusak ozon sehingga kurang baik jika dipakai. Jenis ini juga sudah dilarang dipakai.</p>
<h3>R-12</h3>
<p>Selanjutnya ada R 12 atau CCL3F2 yaitu freon yang biasa digunakan di ac mobil. Zat ini memiliki ciri ciri seperti tidak bersifat korosif, tidak terbakar, tidak beracun dan stabil. Freon ini memiliki tabung berwarna putih.</p>
<p>Terbuat dari unsur chlor atau CFC, zat ini dapat merusak lapisan ozon serta menyebabkan global warming yang memberi efek kurang baik untuk bumi. Sama seperti jenis 11, freon ini juga sudah dilarang dipakai di Indonesia.</p>
<h3>R-13</h3>
<p>Selanjutnya ada freon 13 atau CCL3F3 yang memiliki kesamaan dengan dua freon di atas yaitu memiliki kandungan klor yang dapat merusak lapisan ozon. Ciri-ciri dari freon ini yaitu memiliki titik didih -18, 4 derajat fahrenheit. Untuk warna tabung dari zat ini yaitu berwarna biru tua. Zat ini sekarang banyak digunakan sebagai pengganti dari R 22.</p>
<h3>R-22</h3>
<p>Selanjutnya ada refrigeran yang paling terkenal dan banyak digunakan yaitu R-22. Berbeda dengan ketiga zat di atas yang terbuat dari CFC, untuk zat ini dibuat dari HCFC yang sedikit lebih ramah lingkungan. Namun zat ini tetap menyebabkan global warming dengan efek yang hampir sama dengan CFC.</p>
<p>Ciri ciri dari zat ini yaitu tidak beracun, tidak korosif dan tidak mudah terbakar. Fungsi refrigerant ini biasanya digunakan untuk pendingin ac gedung dan kulkas, namun untuk sekarang zat ini sudah tidak boleh dipakai di Indonesia karena tidak ramah lingkungan. Refrigeran ini memiliki tabung berwarna hijau.</p>
<h3>R-32</h3>
<p>Selanjutnya ada R32 yang terbuat dari HFC yang lebih ramah lingkungan serta karena memiliki sistem refrigerant dengan angka GWP yang rendah. Salah satu ciri dari zat ini yaitu mudah terbakar. Zat ini memiliki tabung berwarna merah dan sering digunakan untuk pendingin ac ruangan seperti LG, panasonic, Sharp dan lainnya.</p>
<p>Bahan yang diluncurkan sejak 2013 ini ini kerap digunakan juga sebagai pengganti R-22 karena memiliki efek global warming rendah dan tidak menyebabkan kerusakan ozon.</p>
<h3>R-134a</h3>
<p>Selanjutnya ada R-134a yang terbuat dari HFC dan sering digunakan sebagai bahan pendingin ac mobil serta kulkas. Ciri ciri dari zat ini yaitu non korosif, tidak terbakar dan tidak meledak.</p>
<p>Bahan ini sudah banyak sekali digunakan karena ramah lingkungan dimana zat ini merupakan contoh refrigerant yang tidak merusak ozon serta sedikit menyebabkan pemanasan global. R-134a ini memiliki tabung yang berwarna hijau muda.</p>
<h3>R-410a</h3>
<p>Refrigerant terakhir ada R-410a yang banyak dipakai sebagai bahan pendingin ac jenis inverter. Ciri dari zat ini yaitu tidak terbakar dan terbuat dari HFC. Bahan ini memiliki angka ODP sebesar 0 atau tidak menyebabkan kerusakan ozon namun bahan ini memiliki potensi pemanasan global yang cukup tinggi.</p>
<p>Ada banyak sekali refrigerant yang bisa dipakai untuk bahan pendingin namun tidak semuanya baik untuk lingkungan terutama yang terbuat dari CFC seperti R-12 dan R-22 yang sudah dilarang dipakai. Jika anda ingin menggunakan zat ini maka pilihlah yang ramah lingkungan seperti R-134a.</p>
<p>Itulah beberapa jenis refrigerant dan fungsinya yang bisa anda jadikan referensi sebelum memilih bahan pendingin. Usahakan untuk memilih ac maupun barang lainnya yang menggunakan refrigerant ramah lingkungan. Sayangi bumi anda dengan bijak menggunakan refrigeran yang aman untuk lingkungan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-refrigeran-dan-fungsinya/">Berbagai Jenis Refrigeran Dan Fungsinya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.climatesindo.com">Climates Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berbagai Jenis Dan Tipe Kompresor AC Pendingin</title>
		<link>https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-dan-tipe-kompresor-ac-pendingin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2021 08:05:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Compressor Ac]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.climatesindo.com/?p=3455</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kompresor memiliki peran yang sangat penting dalam setiap unit AC / pendingin. Namun tahukah Anda, ada berbagai macam tipe kompresor AC yang sering digunakan. Walaupun sebenarnya, semua tipe memiliki tujuan yang sama, akan tetapi berbeda dalam cara kerjanya. Ini penting untuk diketahui saat memilih kompresor terbaik yang Anda butuhkan. Jenis-Jenis Kompresor AC Satu-satunya tugas kompresor&#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-dan-tipe-kompresor-ac-pendingin/">Berbagai Jenis Dan Tipe Kompresor AC Pendingin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.climatesindo.com">Climates Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kompresor memiliki peran yang sangat penting dalam setiap unit AC / pendingin. Namun tahukah Anda, ada berbagai macam tipe kompresor AC yang sering digunakan.</p>
<p>Walaupun sebenarnya, semua tipe memiliki tujuan yang sama, akan tetapi berbeda dalam cara kerjanya. Ini penting untuk diketahui saat memilih kompresor terbaik yang Anda butuhkan.</p>
<h2>Jenis-Jenis Kompresor AC</h2>
<p>Satu-satunya tugas kompresor yaitu, menempatkan gas dan meningkatkan suhu. Maka saat udara mulai panas dan masuk ke kondensor, saat itulah proses pendinginan akan dimulai.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa tipe kompresor pada sistem AC:</p>
<h3>Kompresor AC <em>Reciprocating</em></h3>
<p>Kompresor <em>Reciprocating </em>atau yang disebut kompresor bolak-balik merupakan jenis kompresor AC yang sangat efisien. Dalam beberapa kasus, di dalam kompresor<em> reciprocating</em>, bisa ada delapan silinder pada setiap unit AC.</p>
<p>Termasuk tipe kompresor AC mobil yang cara kerjanya dengan memanfaatkan volume untuk piston dapat naik dan turun.</p>
<p>Ketika piston turun, tekanan juga akan turun dan dalam keadaan seperti itu, pada bagian atas mengalami pembesaran. Saat itu terjadi, katup masuk terbuka dan mengakibatkan freon terhisap.</p>
<p>Namun apabila keadaan piston naik, freon akan terdorong oleh katup yang terbuka sampai keluar ke bagian kondensor.</p>
<p>Selanjutnya inilah 3 tipe kompresor <em>reciprocating</em>:</p>
<h3>Kompresor AC Crank</h3>
<p>Tipe kompresor crank hanya memiliki satu piston yang terpasang pada kepingan engkol dan hanya bekerja pada satu sisi. Cara kerjanya adalah dengan menggerakkan piston ke atas dan ke bawah saat mesin diputar.</p>
<p>Gerakan yang terjadi di dalam ruang silinder ini berdasarkan pada poros engkol.</p>
<h3>Kompresor AC Wobble Plate</h3>
<p>Wobble plate terdiri dari beberapa piston yang bekerja dari satu sisi, yang mana pada setiap silinder terdapat katup <em>discharge</em> dan <em>suction</em>. Terlebih lagi memiliki <em>drive plate</em> dan <em>wobble plate </em>yang bertugas menggerakkan piston.</p>
<h3>Kompresor AC Swash Plate</h3>
<p>Jenis kompresor swash plate memiliki tanggung jawab untuk mengatur posisi piston. Selanjutnya swash plate akan membagi beberapa bagian piston sebagai penghisap dan sebagian lagi melakukan penekanan.</p>
<p>Ciri-ciri kompresor AC tipe swash plate:</p>
<ul>
<li>Memiliki 6-10 silinder</li>
<li>Pada 6 silinder, piston memiliki interval sekitar 120 derajat.</li>
<li>Interval 72 derajat adalah pada 10 silinder.</li>
</ul>
<p>Perbedaan ini terjadi berdasarkan ukuran kompresor AC yang digunakan.</p>
<h3>Kompresor AC Screw</h3>
<p>Merupakan jenis kompresor AC yang bertugas menjaga suhu pada area yang sangat luas dan tersusun dari dua rotor heliks besar. Kemudian kedua rotor tersebut akan mengalirkan udara dari satu ujung ke ujung lainnya.</p>
<p>Hal ini terjadi berdasarkan pergerakan gas refrigerant di dalam kompresor.</p>
<p>Dari aktivitas inilah, ruang mulai berkurang dan terjadilah kompresi. Kompresor ini sering dipilih karena lebih dapat diandalkan serta memiliki cukup banyak efisiensi.</p>
<p>Berikut ini ciri-ciri kompresor AC Screw:</p>
<ul>
<li>Lebih hemat energi</li>
<li>Ukuran lebih kecil</li>
</ul>
<p>Jadi, kompresor screw adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menghemat konsumsi daya di masa depan.</p>
<h3>Kompresor AC <em>Rotary</em></h3>
<p>Inilah Jenis kompresor yang cocok untuk menghindari kebisingan. Di mana kompresor ini memiliki ukuran yang cukup kecil dan bekerja dengan tenang.</p>
<p>Berikut ini 3 jenis kompresor AC tipe <em>rotary</em>:</p>
<h4>Through Vane</h4>
<p>Kompresor tipe Vane hanya memiliki dua vane di dalam silinder yang terpasang tegak lurus.</p>
<h4>Wankel</h4>
<p>Kompresor wankel merupakan tipe kompresor yang memaksimalkan proses menghisap dan menekan freon.</p>
<h4>Scroll</h4>
<p>Kompresor AC tipe scroll memiliki satu gulungan tetap yang berada di bagian tengah dan beberapa gulungan berputar di sekelilingnya.</p>
<p>Ketika gulungan berputar, selanjutnya <a href="https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-refrigeran-dan-fungsinya/">refrigeran</a> akan terdorong ke bagian tengah dan terjadilah kompresi.</p>
<h3>Kompresor AC <em>Centrifugal</em></h3>
<p>Merupakan jenis kompresor radikal yang mampu memberikan aliran udara konstan yang lebih tinggi terhadap kompresor bolak-balik.</p>
<p>Ciri-cirinya:</p>
<ul>
<li>Hemat energi</li>
<li>Biaya produksi relatif lebih rendah</li>
<li>Tidak berosilasi</li>
</ul>
<p>Pada prinsip kerjanya, kompresor AC centrifugal menggunakan gaya sentrifugal untuk menarik gas refrigerant. Hal itulah yang membuat gas refrigerant berputar dengan cepat menggunakan impeller.</p>
<p>Itulah beberapa jenis dan tipe kompresor AC / pendingin yang perlu Anda pahami. Sekarang Anda tahu, jenis kompresor mana yang terbaik untuk Anda gunakan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.climatesindo.com/berbagai-jenis-dan-tipe-kompresor-ac-pendingin/">Berbagai Jenis Dan Tipe Kompresor AC Pendingin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.climatesindo.com">Climates Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Merawat AC Agar Awet Dan Tahan Lama</title>
		<link>https://www.climatesindo.com/tips-merawat-ac-agar-awet-dan-tahan-lama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2021 07:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Compressor Ac]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.climatesindo.com/?p=3452</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selain kipas angin, air conditioner atau AC memang menjadi senjata ampuh untuk melawan panas. Tidak hanya tahu bagaimana cara menggunakan AC, anda juga perlu tahu cara merawat AC yang benar sehingga AC anda bisa awet dan tahan lama. Lalu, seperti apa caranya? Berikut tips merawat AC agar awet. Tips Merawat AC Agar Awet Dan Tahan&#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.climatesindo.com/tips-merawat-ac-agar-awet-dan-tahan-lama/">Tips Merawat AC Agar Awet Dan Tahan Lama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.climatesindo.com">Climates Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selain kipas angin, air conditioner atau AC memang menjadi senjata ampuh untuk melawan panas. Tidak hanya tahu bagaimana cara menggunakan AC, anda juga perlu tahu cara merawat AC yang benar sehingga AC anda bisa awet dan tahan lama. Lalu, seperti apa caranya? Berikut tips merawat AC agar awet.</p>
<h2>Tips Merawat AC Agar Awet Dan Tahan Lama</h2>
<h3>Matikan AC Ketika Tidak Digunakan</h3>
<p>Salah satu cara menghemat listrik AC dan menjaganya agar awet yaitu mematikan AC ketika tidak digunakan. Dengan mematikannya, akan memperpanjang usia AC sekaligus menghemat tagihan listrik anda. Selain itu, tips ini juga bisa membuat suhu yang dihasilkan lebih konsisten.</p>
<p>Ketika anda akan bepergian terutama jika dalam waktu lama, anda juga bisa mencabut stop kontak atau matikan saklarnya.</p>
<p>Untuk memudahkan dalam pemakaian sehari hari, anda juga bisa menggunakan fitur otomatis atau timer yang akan mengatur lama AC bekerja misal anda bisa mengatur waktu 5 jam, maka setelah 5 jam AC akan mati secara otomatis.</p>
<p>Tentu cara tersebut akan lebih efektif untuk menjaga kerja AC dan mencegah lupa mematikan AC ketika anda keluar rumah.</p>
<h3>Atur Suhu dengan Benar</h3>
<p>Tips selanjutnya yaitu pastikan anda mengatur suhu dengan benar. Biasanya ketika ruangan panas anda akan langsung mengatur suhu menjadi 16 derajat yang akan membuat ruangan menjadi lebih cepat dingin. Namun untuk menjaga agar AC awet maka jangan langsung menurunkan suhu AC terlalu rendah.</p>
<p>Dengan mengatur suhu yang rendah seperti 16 derajat akan membuat kompresor bekerja lebih keras secara terus menerus untuk membuat suhu ruangan menjadi 16 derajat dan menyebabkan lebih boros listrik. Jadi, sebaiknya anda mengatur suhu di atas 22 derajat celcius.</p>
<h3>Bersihkan Filter Secara Teratur</h3>
<p>Pembersihan termasuk hal wajib yang perlu anda lakukan jika ingin AC anda berumur panjang. Kegiatan pembersihan ini bisa anda lakukan sendiri maupun dengan menggunakan jasa service.</p>
<p>Jika AC tidak rutin dibersihkan akan menyebabkan filter kotor dan bisa menyebabkan peningkatan penggunaan listrik.</p>
<p>Tidak hanya itu, filter yang kotor akan menyebabkan AC menjadi tidak awet dan memberikan pengaruh buruk untuk kesehatan. Anda bisa mencuci filter setiap sebulan atau dua bulan sekali. Selain membersihkan-nya, Anda juga bisa rutin mengganti filter setiap tiga bulan sekali atau tergantung lama penggunaan AC.</p>
<p>Untuk cara membersihkan AC secara keseluruhan, penggantian filter dan perbaikan jika ada kerusakan anda bisa menggunakan jasa service AC.</p>
<h3>Selalu Pastikan Ruangan Tertutup</h3>
<p>Salah satu hal yang mungkin kurang anda perhatikan ketika menghidupkan AC yaitu memastikan ruangan tertutup rapat ketika AC hidup. Sebelum menghidupkan AC anda bisa menutup semua celah yang bisa menyebabkan udara dingin keluar seperti jendela, pintu, dan sebagainya.</p>
<p>Hal ini penting untuk anda perhatikan karena jika terdapat jendela atau pintu terbuka akan membuat kompresor bekerja ekstra dalam mengkondisikan suhu ruangan sehingga bisa menyebabkan overload.</p>
<h3>Perhatikan Luas Ruangan</h3>
<p>Ketika anda akan membeli AC baru anda perlu memperhatikan ukuran ruangan yang akan agar bisa membeli AC dengan ukuran PK yang tepat. Jika anda membeli AC dengan PK kecil dan meletakkannya di ruangan luas akan menyebabkan AC bekerja lebih ekstra yang menyebabkan AC tidak awet.</p>
<p>Begitu Pula sebaliknya, jika anda menggunakan PK AC yang besar di ruangan kecil tentu akan menyebabkan pemborosan listrik.</p>
<h3>Cek Freon</h3>
<p>Tips terakhir yaitu anda perlu mengecek freon dan kinerja AC secara berkala. Freon biasanya akan habis setelah satu atau dua tahun. Ketika freon habis maka anda harus segera mengisi kembali.</p>
<p>Ketika freon habis maka AC tidak akan bisa mendinginkan ruangan begitu pula jika terjadi kebocoran. Jika freon bocor maka akan menyebabkan AC tidak dingin, untuk itulah ada harus rutin mengecek freon.</p>
<p>Untuk perawatan AC split, anda juga bisa mengecek kinerja AC dengan menggunakan termometer. Anda bisa letakkan termometer di dalam ruangan dan perhatikan apakah suhu remote dengan suhu ruangan sama atau tidak.</p>
<p>Beberapa tips merawat AC agar awet diatas bisa anda lakukan agar tidak cepat ganti AC. Perhatikan pengaturan suhu dan gunakan sesuai kebutuhan untuk menjaga kinerja AC dan mencegah boros listrik. Lakukan service secara berkala untuk menjaga kebersihan dan  kinerja AC yang lebih baik.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.climatesindo.com/tips-merawat-ac-agar-awet-dan-tahan-lama/">Tips Merawat AC Agar Awet Dan Tahan Lama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.climatesindo.com">Climates Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/89 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: www.climatesindo.com @ 2026-09-10 11:31:46 by W3 Total Cache
-->